menuju pernikahan ternyata tidak mudah. tidak mudah karena begitu banyak yang harus diurus. padahal aku maunya cuma ijab kabul thok. bagaimana yang bikin pesta gede-gedean ya?
belum apa-apa aku sudah ditanya soal ktp. kayaknya sudah hampir setahun ini aku nggak punya ktp. baik sebagai warga magelang maupun sebagai warga banyumas. padahal katanya bikin ktp sekarang ini nggak mudah. kalau di banyumas, menurut yang sudah pada buat, bisa sampai satu bulan lebih. nggak tau kalau di magelang. yang pasti ini juga akan repot karena aku mesti meninggalkan kantor di hari kerja.
itu baru ktp, belum surat-surat lainnya. itu juga baru dari pihakku, buat tomatto itu pasti lebih rumit lagi. karena kalau kita nikah di magelang berarti dia harus ngurus berbagai syarat administrasi baik ke cilacap maupun ke magelang.
“mendaftar nikah harus satu bulan sebelumnya lho mbak,”kata juni yang baru saja nikah. halah…apa lagi ini. lha, kalau bikin ktp saja satu bulan, lalu mendaftar nikah satu bulan sebelum pernikahan, berarti kapan aku bisa nikah???

menikah ternyata juga tidak murah (buat aku dan tomato lho…). biar pun rencananya cuma ijab kabul, tapi biaya yang dikeluarkan tetap tidak sedikit. apa lagi beberapa bulan ini kebutuhan kami sedang banyak-banyaknya. renovasi rumah yang nggak rampung-rampung, harus urunan bikin kantor biro iklan, ditambah harus mempersiapkan biaya pernikahan. (lha…ngisi rumahnya pakai apa?)

btw, semoga ini hanya seperti kata pepatah, “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian. bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.”
dan semoga semua kesulitan ini akan berakhir dengan indah.

Iklan