You are currently browsing the monthly archive for Oktober 2007.

Tidak ada rasa sakit yang melebihi sakitnya dikhianati. Tapi tak ada kekuatan yang melebihi kekuatan cinta. Karena itu lah, hari ini aku masih bisa berdiri dan mencoba tersenyum.

——

Apa jadinya hati yang terbagi
Di separuh perjalananku
Rusaklah sudah cinta putih ini
Keinginan tiada sejalan dengan kenyataan

Betapa ku pasrahkan hidupku
Betapa ku mencintaimu
Tapi apa yang kau beri untukku
Kau tukar dengan luka dan kesakitan (ku)
Khianati…
Sebisa dirimu mengkhianati
Karena kupastikan kelak kau minta aku
Untuk kembali padamu lagi

Karena kupastikan kelak kau minta aku
Inginkan ku, mohon aku
Untuk kembali padamu

 

(cinta putih by kerispatih)

 

Iklan

Melly Guslaw, Eros SO7, Ariel Peterpan dkk kayaknya bakal dapat pesaing. Nggak tanggung-tanggung, pesaingnya seorang presiden.

Sebentar lagi akan diluncurkan album yang berisi 10 lagu ciptaan presiden SBY.  Memang presiden tidak menyanyikan sendiri lagu-lagunya. Ada sejumlah penyanyi yang sudah dipilih. Dari penyanyi senior seperti Ebiet G Ade sampai Keris Patih yang kelompok musik kemarin sore.

Penasaran juga pengen cepet-cepet dengar lagu ciptaan presiden. Aku punya buku yang berisi kumpulan puisi karya Presiden SBY. Lumayan romantis-romantis juga puisinya. Bisa jadi lagunya seperti itu juga. Wah Ungu bakal dapat saingan nich.

Yang pasti kalau disuruh milih, kayaknya aku bakal milih albumnya Presiden SBY dari pada Ungu. Soalnya di albumnya Presiden SBY pasti nggak ada lagu tentang perselingkuhan he he he.

Namanya Sri. Kami lebih sering memanggilnya Si Sri. Umurnya aku tidak tau. Tapi sekarang ini dia duduk di kelas tiga SD. Dia adik sepupunya Tomato. (Ya mungkin calon adik sepupuku juga)
Selama ini aku memandang dia sebagai anak kecil biasa. Tapi semenjak puasa ini, aku melihat dia agak berbeda. Aku melihat dia sebagai seorang gadis kecil yang kuat dan punya pendirian.
Tadinya aku ragu dia bakal bisa puasa penuh. Ternyata dia bisa. Dibandingkan aku (waktu seumurnya) sebenarnya tidak begitu istimewa. Anak kelas tiga SD ya memang wajar jika sudah puasa penuh. Aku bahkan sudah puasa penuh sejak TK.
Tapi Si Sri bukan aku. Aku tumbuh dalam keluarga yang mendukung untuk itu. Bapak ibuku akan selalu membangunkan aku untuk sahur bersama. Bahkan waktu masih TK kadang aku minta gendong dari tempat tidur ke meja makan.
Bukan hanya itu, lingkunganku juga cukup mendukung. Aku menghabiskan sore mengaji di masjid. Di luar itu aku bisa bermain dengan teman-temanku. Atau kalau tidak, orang tuaku menyiapkan banyak buku bacaan dan majalah untuk aku baca.
Tapi Si Sri tidak. Pada jam makan sahur, orang tuanya sudah pergi ke pasar untuk berdagang. Di rumah dia hanya bersama dua orang saudaranya. Dan mereka tidak puasa meski usia mereka sebaya.
Sulit membayangkan dia harus bangun sendiri, sahur sendiri dan puasa sendiri. Tapi dia tegar. Tidak terusik.
Padahal tiga hari dalam satu minggu dia juga harus les. Tempat lesnya ini cukup jauh. Kira-kira setengah jam jalan kaki. Kadang dia jalan kaki, kadang naik sepeda (yang terlihat terlalu besar untuk badannya yang kecil).
Aku sangat paham dengan wajah kecewa yang dia tunjukkan saat tau aku tidak puasa dan tidak mau diajak tarawih. Waktu itu dia sempat mau mogok tidak ikut tarawih. Tapi akhirnya dia berangkat tarawih juga.
Bingung juga mau bilang apa. Sepertinya dia memang belum tau jika perempuan dewasa harus mengalami menstruasi dan tidak boleh puasa serta shalat.
Pertama aku memang tidak tau bagaimana menjelaskan soal menstruasi ini pada anak seusia dia. Kedua aku juga tidak tau apakah orang tuanya mengijinkan aku untuk menjelaskan soal-soal semacam ini. Siapa tau mereka beranggapan ini belum saatnya buat Si Sri tau soal reproduksi.
Jadi aku membiarkan saja dia beranggapan aku tidak puasa seperti halnya Nina dan Yani, kedua saudaranya.
Suatu hari ketika aku datang ke rumahnya dini hari untuk sahur dia tidak begitu antusias menyambutku. Tapi begitu tau aku akan sahur dia semangat banget untuk sahur bersama.
Aku sadar, dia memang butuh teman, sayangnya aku tidak mungkin setiap hari datang menemaninya sahur, berpuasa dan buka.

ponakan baru

ini keponakan baruku. namanya adeela bijak mataair. nama yang unik ya. semoga dia jadi anak yang soleh.